Dan Kamu Untuk Sekian Kalinya Muncul

Kalau aku pikir, aku memang gila.

Gila karena kamu yang selalu muncul tepat di saat aku yakin aku bebas dari kamu.

Kamu muncul setelah aku bersama seseorang. Dan ntah bagaimana caranya meyakinkanku bahwa hatiku masih ada bersamamu.

Kamu muncul tiba-tiba setahun setelah pertemuan terakhir kita. Lalu membuatku nyaris gila karena setelah itu aku memikirkanmu setiap detik.

Kamu muncul di jejaring sosial yang mempunyai timeline, dan aku menjadi teman pertamamu di sana. Aku tak mau gila dan aku pun mulai meninggalkan jejaring sosial itu.

Kamu muncul sepintas ketika teman koreaku pulang ke Korea. Dan, itu cukup menghapus mendung yang ada hanya dengan beberapa pesan singkat darimu yang sampai di HPku.

Sudah sebulan ini aku tenang. Tidak mendekati gila. Aku hidup dalam kewarasanku. Tanpa ada suatu zat yang bernama ‘kamu’. Aku mulai menyukai seseorang. Mulai merasakan rasa senang menyukai seseorang.

Namun.

Lagi-lagi.

Tiba-tiba.

Tadi siang. Ada email notification yang masuk ke HPku. Subjectnya:

“(namamu) is now following you on twitter”

GILA!

Ntah siapa yang gila!

Ntah aku yang gila karena sebegitu tergila-gilanya padamu.

Ntah kamu yang gila karena setiap kehadiranmu walau hanya sekedar tampilan nama di layar HP adalah candu bagiku.

Ntah skenario yang dibuat Tuhan yang gila karena selalu memunculkan kamu di setiap timeline hidupku.

Ah, ntah.

Semoga kamu cepat menghilang dari otakku dan terganti ya… Aku butuh candu lain. Candu yang bisa mewaraskan aku dari kegilaanku terhadapmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s