Dear Friend…

Aku gatau, apakah postingan kamu hari Jumat tanggal 4 Juni 2010 itu tentang kita atau bukan…

Aku gatau, apakah yang kamu maksud ‘kamu’ di sini seharusnya ‘kalian’ atau memang ‘kamu’…

Mungkin aku yang GR atau kePDan karena merasa kamu menulis tentang kita di blog kamu. Tapi, untuk siapapun tulisan kamu itu, tulisan itu membuat aku tergerak untuk nulis ini…

Kalau boleh jujur, aku kangen kita. Iya, sekali lagi aku tulis, aku kangen kita. Mungkin bukan cuma aku… Tapi, kami kangen kita. Kamu ngerti kan apa yang aku maksud dengan ‘KITA’? Kita itu ya kita. Ada aku, kamu, dan mereka. Atau mungkin kamu akan lebih ngeh kalau aku bilang “Kita = Aku + krayonku” (dan kamu tahu kan siapa yang selama ini aku sebut krayonku? coba buka goodreads-ku)

Sebenarnya ada satu hal yang mengganjal sejak dulu kita mulai jauh. Ada satu pertanyaan yang nggak pernah sekalipun berani aku tanyain ke kamu: “Kenapa?”. Iya, kenapa kamu memilih untuk menarik diri, menjaga jarak? Kenapa kamu nggak memilih untuk ngomongin semuanya sampai benar-benar jelas? Aku dan yang lain jelas nggak akan meng-ignore ataupun men-deny kamu… Nggak akan lah.

Aku nggak akan minta kamu minta maaf… Bukan kamu yang salah. Ini salah kita… Mungkin kalau kita lebih peka satu sama lain, ceritanya pasti beda. Mungkin post ini nggak akan pernah ada dan mungkin jarak antara kita tidak akan pernah menjadi sejauh ini. Tapi buatku, sudah nggak penting siapa yang harus minta maaf kepada siapa. Mungkin dengan kehadiran kamu di saat aku ataupun yang lain mengajak kamu saja, itu sudah lebih dari sebuah kata maaf untuk aku. 

Jangan dulu menyerah… Jangan dulu suruh kami untuk menghapus kamu. Jangan dulu ingin menghilang. Dan, tolong berhenti menjaga jarak. Kamu tahu sifat krayon? krayon itu tidak bisa dihapus, sayang. Sekuat apapun kamu mencoba menghapus goresan krayon di lembaran kertas, pasti masih tersisa goresannya walaupun samar. Ia tidak bisa hilang. Dan kamu tahu? Di saat kamu mewarnai dengan krayon, kamu pasti senang melihat gambarmu penuh dengan warna. Jangan sisakan jarak berwarna putih diantara dua bidang gambar kamu. Beranilah untuk mewarnai secara penuh jangan takut dua warna akan bertabrakan. Karena kamu tahu, sayang? Disaat warna krayon bertabrakan, mereka akan membuat sebuah gradasi. Dan aku yakin kamu tahu, gradasi itu membuat bidang itu semakin berwarna, variatif, dan saling mengisi… Bukan begitu?

P. S. Kami akan menunggu kamu menjawab ‘ya’ untuk kembali lagi bersama kami. Jangan lama-lama yaaaa… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s