Mimpi Semalam

Semalam aku bermimpi. Aku dan kamu bersama dalam satu tempat tanpa batasan ruang. Kemanapun aku memandang hanya ada hamparan rumput yang sekaligus menjadi alas tidur aku dan kamu. Kita berdua berbaring bersebelahan namun mataku dan matamu tidak saling memandang intens. Kita sibuk melihat langit berwarna ungu tua berhiaskan beberapa bintang yang bersinar terang dengan berbagai ukuran. Hanya ada senyap di sana, ada sunyi mengisi kita.

Tidak ada lisan, tak ada ujar. Hanya suara rumput yang terusik angin menjadi latar. Tak ada bahasa, tak ada kata. Tapi bukan hampa antara kita. Aku bisa merasakanmu dan aku tahu kamu pun merasakan aku. Tak perlu ada sentuhan jika hati sudah menyatu.

Semalam aku bermimpi. Hati kita menyatu dalam sepi. Akankah nyata seindah mimpi?

Jakarta, 17 Desember 2011. Ketika terbangun dari mimpi tentang kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s